MELATIH DIRI MENAHAN NAFSU
DAN SYAHWAT
“Ketahuilah wahai manusia!
Sesungguhnya nafsu yang memerintahkan kejahatan itu lebih memusuhimu daripada
iblis. Syaitan hanyalah memperalatkan nafsu syahwat untuk menguasaimu.
Janganlah engkau tertipu oleh nafsumu dengan segala angan-angan dan kepalsuan.
Watak nafsu adalah merasa aman, suka berlengah-lengah, bersuka-suka dan malas.
Setiap rayuannya adalah batil dan palsu belaka. Jika engkau rela menuruti
rayuannya, hancurlah engkau. Jika engkau lambat memperhitungkannya tentu akan
tenggelam. Jika engkau lemah melawannya, lalu mengikut keinginannya, tentulah
ia melemparmu ke Neraka. Nafsu tidak akan pernah menuju kepada kebaikan. Ia
sumber bencana. Dialah markas iblis serta tempat segala keburukan yang hanya
diketahui Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui segala yang engkau perbuat, baik
mahupun buruk.”
Dalam setiap diri manusia itu terdapat nafsu syahwat yang menjadi musuh kepada dirinya sendiri. Iblis dan syaitan biasanya membisikkan dan mengajak manusia untuk melakukan pelbagai perbuatan buruk, jahat dan keji. Apakah kita memiliki kekuatan hati, jiwa dan akal untuk menahan dan melawan nafsu sendiri?
ReplyDelete