Sunday, December 7, 2014

MAHKMAH AKHIR

MAHSYAR
Berapa banyak penuntut bagia,
Suci fikiran hati mulia,
Hidup terseksa dalam dunia.

Berapa banyak abdi nafsu,
Beraja di hati sebarang laku,
Goyang kaki di rumah batu.

Hidup ini hanya sebentar,
Sebelum maksiat jatuh terlantar,
Wali wafat jiwa berkisar…

Tapi, ini padaku suatu alamat,
Bukan di sini kehidupan tamat,
Sebab putusan belum didapat.

Ada  lagi arena lain,
Tempat  kita mengulang main,
Bukan kebenaran di mata sekin.

Tapi kemenangan di pihak adil,
Di mana puas rasa dan fikir,
Di sana mahkamah hari yang akhir.

(RIFAL ALI; Pujangga Baru)

 

 

No comments:

Post a Comment